SATUAN ACARA PENYULUHAN
KANKER PAYUDARA (Ca. MAMAE)
![]() |
Oleh:
Nama : Nicki Ansera
NIM : 04.13.3801
Kelas
:
D/KP/II
KONSENTRASI INSTALASI GAWAT DARURAT
PROGRAM STUDI KEPERAWATAN
SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SURYA
GLOBAL
YOGYAKARTA
2014
SATUAN ACARA PENYULUHAN
KANKER PAYUDARA (Ca. MAMAE)
Pokok Bahasan : Kanker Pada Wanita
Sub Pokok Bahasan : Kanker Payudara
Sasaran
: Ibu-Ibu Dan Para Wanita Remaja
Peleretan
Hari / tanggal
: Jumat, 09 Mei 2014
Tempat
: Posyandu Dusun Peleretan
Pukul
: 09.00 – 09.30
Penyuluh :
Mahasiswa Nicki Ansera
A. Latar Belakang
Kanker payudara merupakan suatu penyakit yang sering
menyerang wanita semua kalangan usia. Tidak hanya menyerang pada wanita
yang sudah menikah tapi kanker payudara juga menyerang wanita yang belum menikah. Kanker payudara merupakan
penyakit ganas yang dapat membunuh wanita yang mengenainya.
Dengan adanya sosialisasi kanker payudara diharapkan dapat menambah wawasan
tentang kanker payudara
sehingga dapat
deteksi dini
terjadinya
kanker payudara. Sehingga resiko kematian terhadap penderita kanker payudara
dapat menurun.
B. Tujuan Instruksional Umum
Setelah
melakukan penyuluhan, sasaran mampu mengetahui tentang kanker payudara.
C. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah diberikan penyuluhan, mahasiswa mampu:
1. Menjelaskan
pengertian kanker payudara
2. Menjelaskan
penyebab dan faktor resiko kanker payudara
3. Menjelaskan
gejala-gejala kanker payudara
4. Menjelaskan
cara-cara memeriksa payudara sendiri
5. Menjelaskan
cara-cara pencegahan kanker payudara
D. Materi
Terlampir :
1. Pengertian kanker payudara
2. Penyebab dan faktor resiko kanker payudara
3. Gejala-gejala kanker payudara
4. Cara-cara memeriksa payudara sendiri
5. Cara-cara pencegahan kanker payudara
E.
Metode
a. Ceramah
b. Tanya jawab
c. Diskusi
F.
Media
·
Laptop
dan LCD
·
Leafleat
G.
Kegiatan
NO
|
KEGIATAN
|
PENYULUH
|
PERSETA
|
WAKTU
|
1
|
PEMBUKAAN
|
· Pengucapan
Salam Pembukaan
2. Memperkenalkan
Diri
3. Apresepsi
4. Mengkomunikasikan
Tujuan
Kontrak Waktu
|
· menjawab salam
· Memperhatikan
|
5
Menit
|
2
|
KEGIATAN INTI
|
M
menjelaskan dan menguraikan materi tentang:
a. Pengertian kanker
payudara
b. Penyebab dan
faktor resiko kanker payudara
c. Gejala-gejala
kanker payudara
d. Cara-cara memeriksa payudara sendiri
e. Cara-cara
pencegahan kanker payudara
f. Memberikan
kesempatan pada audiens untuk bertanya
g. Menjawab
pertanyaan audien yang berkaitan dengan materi yang belum jelas
h. Memberikan
pertanyaan kepada audien
|
Memperhatikan dan mencatat penjelasan penyuluh dengan
cermat:
a. Memperhatikan
b. Menanyakan hal-hal yang belum jelas
c. Memperhatikan jawaban dari penyuluh
|
15
Menit
|
3
|
PENUTUP
|
1. Menyimpulkan
materi yang telah disampaikan
2. Mengucapkan terima kasih
3. Mengucapkan salam penutup
|
a. Memberikan
kesimpulan dari materi penyuluhan yang telah disampaikan
b. Menjawab salam
|
10
Menit
|
H.
Evaluasi
Pertanyaan :
1. Apa pengertian kanker payudara?
2. Apa penyebab dan faktor resiko kanker payudara?
3. Apa gejala kanker payudara?
4. Bagaimana cara memeriksa payudara sendiri?
5. Bagaimana cara pencegahan kanker payudara?
presentator
- -Hasil : -Sasaran mampu menjawab pertanyaan
-
> 80% = Berhasil
-
50-80% = Cukup
-
< 50% = Kurang berhasil
I. Referensi
Ocviyanti, D. 2009. Berbagai teknik
deteksi dini kanker leher rahim dn payudara. FKUI. Jakarta
Davey, patrick, 2006. Kanker payudara.
Dalam: devy, patrick, ed. At a glance medicine. Jakarta : penerbit Erlangga,
341.
Suryaningsih, E. K., dan Sukaca, B. E.,
2009. Gejala-Gejala Kanker Payudara. Dalam: Suryaningsih, E. K., dan Sukaca, B.
E., ed. Kanker Payudara. Yogyakarta : Paradigma Indonesia, 35-36.
Rasjidi, Imam, dan Hartanto, Andree,
2009. Kanker Payudara. Dalam: Rasjidi, Imam, ed. Deteksi Dini dan Pencegahan
Kanker Pada Wanita. Jakarta : Sagung Seto, 51-91.
Djamaloeddin, 2007. Kelainan Pada
Mamma (Payudara). Dalam: Wiknjosastro, Hanifa., Abdul Bari Saifuddin, dan
Trijatmo Rachimhadi, ed. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono
Prawirohardjo, 486-493.
MATERI
SATUAN ACARA PENYULUHAN
KANKER PAYUDARA
A. DEFINISI KANKER
PAYUDARA
Kanker payudara adalah sekelompok sel tidak normal pada
payudara yang terus tumbuh berupa ganda. Pada akhirnya sel-sel ini menjadi
bentuk bejolan di payudara. Jika benjolan kanker itu tidak dibuang atau
terkontrol, sel-sel kanker bisa menyebar (metastase) pada bagian-bagian tubuh
lain. Metastase bisa terjadi pada kelenjar getah bening (limfe) ketiak ataupun
di atas tulang belikat. Selain itu sel-sel kanker bisa bersarang di tulang,
paru-paru, hati, kulit, dan bawah kulit.
B. PENYEBAB KANKER PAYUDARA
Belum diketahui secara pasti apa
penyebab terjadinya kanker payudara. Namun terdapat beberapa faktor yang
diperkirakan mempengaruhi terjadinya kanker payudara. Yaitu :
1. Keluarga
yang memiliki penyakit serupa
2. Usia yang
makin bertambah
3. Tidak
memiliki anak
4. Kehamilan
utama pada usia di atas 30 tahun
5. Periode
mentruasi yang lebih lama (menstruasi pertama lebih awal atau manopause lebih
lambat).
6. Faktor
hormonal
C. GEJALA KANKER PAYUDARA
Gejala-gejala
yang perlu diperhatikan saat pemeriksaan:
1. Terdapat benjolan di payudara
atau ketiak
2. Perubahan luar biasa pada
tekstur, bentuk, ukuran payudara
3. Kulit payudara berkerut
4. Puting payudara tertarik ke
dalam
5. Keluar lelehan luar
biasa dari puting payudara
D. CARA PEMERIKSAAN
Setiap wanita
seharusnya memeriksakan payudaranya setiap bulan. Waktuyang terbaik untuk
melakukan pemeriksaan adalah seminggu setelahmendapat haid, karena sebelum haid
banyak wanita berpayudara lembut ataubergumpal. Pemeriksaan payudara bulanan
ini sebaiknya dilakukan pada saat mencapai usia 25 tahun, kerna resiko kanker
payudara meningkat dengan bertambahnya usia. Untuk yang telah monopause,
pemeriksaan payudara dapat dilakukan sesuai keinginan tetapi rutin setiap bulan
pada tanggal yang sama. Prosedur 3 langkah berikut dapat menyelamatkan jiwa
anda karena dengan prosedur ini, kanker payudara dapat dideteksi secara dini,
pada saat masih dapat disembuhkan. Cara-cara melakukan pemeriksaan payudara
sendiri :
• Ketika mandi
Periksa
payudara sewaktu anda mandi. Tangan dapat lebih mudah bergerak pada kulit yang
basah. Mulailah dengan melakukan pemijatan dibawah ketiak & berputar
(kearah dalam) dengan menggerakan ujung jari- jari anda. Lakukan pemijatan
ini pada kedua payudara.
• Didepan cermin
Periksa
payudara anda dengan kedua lengan diangkat keatas.Perhatikan: Perubahan ukuran,
bentuk, adanya cekungan, tertariknyaatau perbedaan putting payudara.Lakukanlah
beberapa tekanan seputar payudara yang dimulai dari bagianbawah. Hal ini untuk
mengtahui apakah putting mengeluarkan cairan atautidak (kecuali air susu bagi
mereka yang menyusui).
• Berbaring
Berbaring &
letakan sebuah bantal kecil dibawah pundak kanan (Untukmemeriksa payuadara
kiri). Letakan tangan kanan anda dibawah kepala.Cara pemeriksaan sama dengan
pada saat mandi. Lakukan hal yang sama untuk pemeriksaan payudara kanan. Apakah
setiap benjolan dipayudara selalu kanker?Anda tidak boleh langsung memastikan
bahwa menderita kanker payudara jika merasakan ada benjolan pada payudara.
Benjolan tersebut bisa terjadi karena berbagai sebab selain kanker.
Pembengkakan, radang, penyumbatan saluran susu & pembuluh darah, atau
beberapa tumor jinak dapat pulamenyebabkan benjolan pada payudara..
E. CARA PENCEGAHAN
KANKER PAYUDARA
Beberapa cara
pencegahan kanker payudara:
1. Berolahraga
Berjalan kaki
30 menit, lima kali seminggu dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 18
persen menurut studi lain yang melibatkan 74 ribu wanita berumur 50 sampai 79
tahun.
2. Menjaga berat badan
Semakin banyak
kenaikan berat badan sejak wanita berumur 18 tahun, semakin besar risiko mengidap
kanker payudara di masa menopause. Mereka yang bertambah berat badan sampai 30
kilogram meningkatkan risikonya dua kali lipat. Kelebihan berat badan tampaknya
meningkatkan estrogen, yang mendukung pembentukan kanker.
American Cancer
Society pernah melakukan studi yang melibatkan 62 ribu wanita. Para peneliti
menemukan bahwa semakin banyak kenaikan berat badan sejak wanita berumur 18
tahun, semakin besar risiko mengidap kanker payudara di masa menopause. Mereka
yang bertambah berat badan sampai 30 kilogram meningkatkan risikonya dua kali
lipat. Kelebihan berat badan tampaknya meningkatkan estrogen, yang mendukung
pembentukan kanker.
3.
Menghindari lemak
Ada keterkaitan
antara konsumsi tinggi lemak tak jenuh rantai jamak (minyak jagung,bunga
matahari dll) dengan kanker payudara.
4.
Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan
Pigmen
karotenoid yang terdapat pada buah dan sayuran dipercaya melindungi kanker
payudara. Para peneliti Universitas New York membandingkan sampel darah 270
wanita penderita kanker payudara dengan sampel darah 270 wanita sehat. Wanita
yang memiliki karotenoid terendah memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena
kanker payudara dibandingkan yang berkarotenoid tertinggi. Usahakan selalu menyertakan
sayur dan buah-buahan dalam menu harian Anda, terutama wortel, tomat, semangka
dan bayam.
5.
Banyak mengkonsumsi kedelai
Kedelai
mengandung fitoestrogen yang mencegah kanker payudara dengan membatasi efek
karsinogenik dari estrogen. Meminum segelas susu kedelai atau tiga potong
tahu/tempe setiap hari dapat melindungi Anda dari kanker payudara.
6.
Menyusui
Menyusui tidak hanya
bermanfaat bagi bayi, tetapi juga bagi ibunya karena menekan kadar estrogen.
Para peneliti membandingkan angka melahirkan dan pola menyusui wanita yang
hidup di negara maju dan negara berkembang. Mereka mendapati bahwa wanita di
negara maju dapat mengurangi risiko kanker payudara hingga setengahnya bila
memiliki anak lebih banyak dan menyusui mereka seperti para wanita di negara
berkembang (rata-rata 30 bulan per kelahiran).
7.
Tidak merokok
Semakin muda
wanita merokok, semakin besar
peluangnya terkena kanker payudara sebelum menopause. California Environmental
Protection Agency melaporkan bahwa merokok pasif, terutama di kalangan wanita
muda, adalah salah satu penyebab kanker payudara. Bagi para suami atau ayah,
berhentilah merokok agar istri atau anak perempuan Anda tidak terkena kanker
payudara.
DAFTAR HADIR
No.
|
NAMA
|
Ttd
|
